Instalasi OpenWRT di UBNT UniFi AP LR


Beberapa waktu lalu kantor membeli Access Point baru (atas permintaan saya sih..) karena di beberapa lokasi usernya sudah terlalu banyak dan tidak bisa lagi tertangani dengan stabil. Waktu itu saya sudah mencoba membuat 2 buah Access Point untuk 1 lokasi, dengan harapan akan bisa membagi beban jaringan antar Access Point. Tapi ternyata harga memang berpengaruh pada kualitas perangkat.

Akhirnya setelah browsing sana-sini, saya memutuskan menggunakan UBNT UniFi sebagai Access Point. Faktor yang dipertimbangkan karena AP ini sudah MIMO, stabil dan daya pancar yang cukup besar.

Ini penampakannya:

UniFi AP, UniFi AP-LR, UniFi AP Pro Gambar dari situs ubnt.com

UniFi AP, UniFi AP-LR, UniFi AP Pro Gambar dari situs ubnt.com

Awalnya saya berniat menggunakan UniFi controller, karena tujuannya beli ini ya karena kemudahannya. Tapi utak atik beberapa jam, ini AP masih aja bengong. Jengkel dan karena dikejar waktu, saya akhirnya  memutuskan menggunakan OpenWRT.

Berikut adalah langkah-langkahnya. (Sori gambar screenshoot gak ada). Read more…

Categories: Networking, Tips n Trick Tags: , ,

Hack Smartfren Andromax Mifi M2Y M3Z

October 2, 2016 7 comments

Yang kali ini beneran hack Smartfren Andromax mifi M2Y M3Z dan mendapatkan passwordnya. Jadi ceritanya begini, suatu kali saya iseng-iseng scan jaringan wifi waktu lagi nongkrong di salah satu kafe. Kebetulan kafe-nya rame buanget, jadi saya pikir kayanya asyik nih kalau ada yang bisa dilihat-lihat ada apa di jaringan, pas kebetulan saya memang habis pulang kantor, pas bawa laptop.

Dan ternyata terdeteksi lah sebuah SSID dengan nama Andromax-m2Y-xxx, iseng-iseng saya coba scan apakah memang bisa di-hack. Eh… ternyata bisa dalam hitungan detik! Langsung saya coba konek ke M2Y itu, dan saya coba lihat dulu berapa sih paket datanya. Eh… ternyata cuma Rp.60.000,-. Pikir saya, “Kasihan nih.. pasti mahasiswa, kantong tipis. Kasihan kalau diambil kuotanya.” Dari kejadian itu, saya langsung merasa sepertinya produk Andromax M2Y ini ada lubang keamanannya.

Beberapa hari kemudian, pas saya di kantor, pas bawa laptop. Saya pinjam Mifi Andromax M2Y punya teman saya. Dan ternyata betul. Ada lubang keamanan didalam Andromax M2Y yang secara default aktif dan user tidak tahu, dan ini rentan membuat Andromax M2Y gampang di-hack!

Kebetulan SSID M3Z yang terdeteksi, langsung saya scan. Dan benar saudara-saudara, Andromax M3Z juga ada lubang keamanan yang sama dengan Andromax M2Y.

Lalu apa lubangnya?

Read more…

Mengatur Pemasangan Wifi di Area Padat Wifi


Saya belum sempat memberikan tutorial lengkap-nya, tapi sebagai gantinya, anda bisa baca-baca penjelasan dri Cisco.

File PDF saya download dari web-nya Cisco, hanya saja lupa link aslinya dimana. Read more…

Categories: Networking, Tips n Trick

Solusi Lupa Password Wifi Andromax M2S


Salah satu kawan di blog ini bertanya kalau dia lupa password nya M2S, kebetulan stikernya juga udah hilang. Dari komentar di blog, salah satu rekan menyebutkan bahwa password wifi standar Andromax M2S adalah 8 digit terakhir dari nomor IMEI modem (yang juga ada di stikernya M2S – biasanya juga ada di di dusnya).

jadi kalau IMEI modem adalah 35210232487663, maka password wifi standar M2S adalah: 32487663

Jadi gimana dong kalau sudah terlanjur disetting tapi lupa password? Read more…

Instalasi Android-x86 tanpa partisi ulang di PC Ubuntu/Linux


Biasanya kalau kita ingin menggunakan Android-x86 di PC, kita harus menyiapkan partisi kosong untuk instalasi. Tapi seringkali hal ini tidak dimungkinkan karena harddisk kita sudah penuh. Setelah saya mencari-cari, dan menelaah isi file ISO Live CD dari Android-x86, semestinya bisa dipindahkan langsung tanpa instalasi. Saya menemukan beberapa website yang membahas hal yang sama. Anda bisa buka disini:

Untuk menggunakan trik ini, anda harus menggunakan PC yang terinstalasi Linux, karena saya coba cari-cari cara di Windows sepertinya kok belum ada. Minimal komputer anda harus terinstalasi Grub2. Mungkin untuk PC Windows, cara ini bisa dilakukan asalkan terinstall Grub2 sebagai Boot Managernya. (saya belum coba).

Prosesnya berjalan seperti ini:

  • Grub2 Boot Manager dijalankan, dan kita memilih menu Android.
  • Grub2 akan mencari file initrd, ini merupakan file minimal dari sistem.
  • Initrd akan menjalankan semua script yang diperlukan untuk menjalankan sistem.
  • Initrd mencari file ramdisk.img dan system.sfs lalu sistem dijalankan.

Berikut adalah langkah-langkah untuk instalasi Android-x86 tanpa partisi ulang di PC Ubuntu/Linux: Read more…

Solusi menjalankan android di PC Ubuntu.


Topiknya mungkin sudah jadul, mengingat sudah beberapa tahun ini dibahas. Tapi kali ini saya tetap akan mengangkat topik ini karena banyak tutorial di blog-blog yang sama sekali tidak berhasil dijalankan karena mereka tidak mencantumkan dengan detail versi aplikasi apa saja yang digunakan.

Sebagian besar menyarankan menggunakan Virtualbox + AndroidX86, sebagian lagi menyarankan menggunakan Virtualbox+AndroVM, dan sebagian lagi menyarankan Virtualbox+Genymotion tapi saat saya coba, tidak ada yang berhasil karena tutorial yang ada tidak detail.

Nah, semua tutorial tersebut memang bisa menjalankan OS Android, tapi tidak ada satupun dari berbagai versi Android yang saya coba berhasil menjalankan BBM. Saya sudah coba dari versi lama sampai versi terbaru waktu tulisan ini ditulis pun, BBM selalu muncul error: BBM stop responding.

Ataupun saat dicoba menjalankan game Clash of Clan selalu Not Responding.

Setelah usut punya usut, ternyata permasalahannya sederhana. Read more…

Mengapa saya [tetap] menggunakan Linux


Saya cukup lama menggunakan Linux, semenjak Mandrake 8.0, lalu berlanjut ke Suse 9.1 Personal dan hingga sekarang setia menggunakan Ubuntu 14.04. Saya bukannya anti Windows, percayalah bahwa saya adalah pengguna Windows juga, baik Windows XP, Seven, maupun yang terakhir adalah Windows 10. Dan boleh percaya boleh tidak, handphone saya selain Android, saya juga menngunakan Windows Phone. Yang mana yang saya suka? Nanti saja di artikel berikutnya saya bahas.

Ok, kembali ke topik, beberapa waktu lalu saya membaca tentang orang-orang yang kecewa dengan Linux, dan saya rasa saya cukup setuju dengan pendapat mereka. Dari artikel-artikel yang saya baca, setidaknya ada beberapa hal yang mengecewakan dari Linux:

  • Dukungan hardware yang minim
  • Banyaknya distro – membingungkan
  • Banyaknya pilihan Desktop Manager – membingungkan.
  • Ribet dengan perintah terminal, editing konfigurasi, dsb. Semua yang berbau “geek” dan membutuhkan kemampuan komputasi tinggi.
  • Tidak ada aplikasi populer seperti Adobe Photoshop, MS Office.
  • Tidak bisa bermain game di Linux.

Nah, semua ini membuat saya berpikir, kenapa saya [tetap] menggunakan Linux. Mungkin ini beberapa alasannya: Read more…

Categories: Linux Experience