Membuat filesystem portabel di Linux


Dalam developing sebuah aplikasi, saya biasanya menggunakan virtualbox, karena proses pemindahan lingkungan kerja memang mudah yaitu cukup meng-ekspor pengaturan di Virtualbox dalam bentuk file OVA. Tapi terakhir ini karena saya memerlukan untuk developing aplikasi dengan menggunakan Bitnami LAMPP, saya menjadi terpikir bagaimana cara membuat filesystem yang juga portable dan memungkinkan untuk dipindah-pindah.

Prinsipnya sama seperti sebuah file ZIP atau TAR, yang didalamnya bisa berisi banyak folder dan file. Hanya saja ZIP atau TAR tidak mengenal hak akses seperti yang ada pada EXT4.

Filesystem ini haruslah tidak terbatas pada filesystem drive, jadi misalnya pada kasus saya, /dev/sda2 yang berjenis EXT4 sudah hampir penuh sementara /dev/sda5 yang berjenis NTFS masih sisa banyak, padahal saya memerlukan filesystem EXT4. Jadi saya cukup membuat filesystem dalam bentuk image di /dev/sda5.

Filesystem dalam bentuk image ini akan bisa dipasang dengan perintah mount. Ini salah satu kelebihan Linux dibandingkan dengan sistem operasi lain. Jadi di partisi /dev/sda5 yang berjenis NTFS bisa dibuat image dalam bentuk EXT4 (atau yang lain, sesuai dengan kebutuhan)

Baik, skenarionya adalah membuat filesystem EXT4 dalam bentuk image di drive lain, memasukkan ke /etc/fstab agar bisa dipanggil dari nautilus. Read more…

Categories: Hack, Tips n Trick Tags: , , ,

DD-WRT di Linksys WRT54GL dengan VLAN

April 14, 2015 2 comments

Tulisan ini merupakan bagian dari tulisan saya tentang pemisahan jaringan berdasarkan VLAN. Jaringan yang dipisahkan adalah LAN ke VLAN, dan Wireless ke VLAN, firmware yang digunakan pada tulisan ini adalahDD-WRT v.2.4. Untuk versi open-WRT  bisa dibaca disini.

Mungkin ada diantara teman-teman yang kebingungan bagaimana caranya memisahkan VLAN, menggabungkan LAN ke VLAN amaupun wireless ke VLAN. Saya sendiri cukup kebingungan mencari dokumentasi yang baik yang bisa menjelaskan langkah demi langkah dengan cukup jelas. Kebanyakan tersebar dalam bentuk wiki pendek, sisanya harus berpikir sendiri dan memodifikasi wiki yang ada.

Disini saya menggunakan Linksys WRT54GL, cara saya berikan dalam versi OpenWRT 8.09 sudah pernah saya bahas di blog ini, sedangkan kali ini menggunakan DD-WRT v.24 SP1. OS yang saya gunakan Linux karena sudah mencakup telnet dan ssh client. Bila anda menggunakan Microsoft Windows, bisa menggunakan putty.

Saya mengasumsikan bahwa anda sanggup melakukan flash firmware maupun reset router. Disini saya hanya membahas konfigurasi jaringan saja.

Berikut topologi jaringan yang akan saya buat:

linksys-wrt54gl-vlan

bagian belakang router

bagian belakang router

IP Address default untuk router baik di OpenWrt maupun DD-WRT adalah 192.168.1.1, jadi sebaiknya anda atur IP Address komputer ke 192.168.1.2

Berikut adalah langkah-langkahnya:

DD-WRT tidak mempunyai pengaturan seperti OpenWRT, jadi kita tidak bisa melalui terminal. Pengaturan nya lebih rumit karena melibatkan GUI, tapi pada intinya sama.

Yang diingat disini ada beberapa istilah yang berbeda:

  1. LAN adalah eth0, tapi DD-WRT menggunakan br0 di pengaturan web. VLAN0 (nol) adalah VLAN standar untuk LAN, maksudnya tanpa VLAN.
  2. Wireless adalah eth1, tapi bila membuat virtual AP maka dinamakan wl0.1. Sebagai catatan, di terminal, wl0 tidak dikenali karena adanya eth1.

Read more…

Membuat VLAN di Linux


Anda mungkin sudah membaca beberapa posting saya tentang Mikrotik maupun tentang pembuatan VLAN di OpenWRT. Nah, kali ini saya akan menerangkan tentang VLAN.

VLAN adalah interface jaringan tapi secara virtual, ditandai dan dikelompokkan dengan VLAN tag. Untuk pembahasan tentang model jaringan, bisa anda baca di posting saya sebelumya. Keunggulan menggunakan VLAN antara lain anda bisa memisahkan jaringan dengan mudah, kelemahannya vlan bisa diendus oleh hacker dan langsung menumpang di jaringan anda dengan mengganti VLAN.

Baik, sekarang cara membuat VLAN di Linux, saya disini menggunakan Ubuntu, tapi cara ini bisa anda terapkan di distro lain. Read more…

Categories: Networking, Tips n Trick Tags: ,

Cara Download Video Youtube sebagai MP3


Seperti anda tahu, di Youtube ada artis-artis khasnya Youtube, ada yang pandai nyanyi, ada yang pandai main musik. Saya sendiri punya beberapa artis favorit yang saya ikuti channelnya. Lama-lama kok terasa boros bandwidth kalau hanya untuk mendengarkan lagunya. Akhirnya putar otak, bagaimana kalau video Youtube di-download saja sebagai MP3?

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mendownload video Youtube sebagai MP3:

  1.  Download videonya dulu, bisa menggunakan AddOn Firefox/Chrome (tidak disarankan)
  2. Menggunakan jasa web download, misal clipconverter.cc (disarankan), hanya saja download speed dari web clipconverter.cc agak lambat.
  3. Menggunakan script youtube-dl terbaru (nah, ini yang akan kita bahas).

Untuk penggunaan jasa web download di clipconverter.cc, saya rasa tidak perlu dibahas karena cukup mudah dipahami. Disana anda bisa download menjadi beberapa format, bisa MP4, bisa MP3.

Yang ingin saya bahas adalah yang menggunakan script youtube-dl.

Read more…

Virtualbox Network Emulator – Tipe Jaringan dan Cara Mempercepat Jaringan


Saya sebenarnya masih berhutang untuk menulis di blog ini tentang emulator jaringan. Karena salah satu kendala susahnya belajar jaringan adalah keterbatasan perangkat jaringan yang dimiliki. Mau beli ya perlu modal, padahal perangkat jaringan misal Mikrotik Router paling murah harganya Rp.500.000,-. Itu saja masih susah kalau hanya punya satu macam saja, anda perlu mencoba beberapa versi agar berpengalaman. Saya akan bahas tuntas begitu ada waktu (kapan ya…?).

Ok, saya saat ini akan membahas jaringan pada virtualbox. Pada dasarnya ada beberapa macam , tergantung versi Virtualbox anda. Berikut penjelasan tentang jenis jaringan yang didukung Virtualbox hingga versi 4. Read more…

MOCP – MP3 player on Console


Kadang saat kita perlu menggunakan komputer untuk aktivitas tinggi, mendadak segala sesuatu menjadi diperhitungkan. Aplikasi-aplikasi lalu dipilah-pilah menjadi kategori aplikasi berat dan aplikasi ringan. Termasuk saya waktu harus develop aplikasi yang memerlukan kinerja prosesor dan RAM yang cukup lumayan di sebuah netbook. Pilihan aplikasi dan DM harus dibuat untuk memastikan tidak mengganggu proses developing.

Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan untuk sebuah sistem Linux yang irit memori dan CPU? Yang anda paling perlu sebenarnya hanyalah sebuah Desktop Manager yang ringan dan tanpa embel-embel lain. Intinya semakin sedikit aplikasi yang bekerja, tentu akan lebih banyak sumber daya yang tersedia untuk proses developing.

Untuk desktop manager yang irit RAM dan CPU saya menjatuhkan pilihan ke fluxbox. Selain bisa di-customize, fluxbox sama sekali tidak membebani RAM dan CPU. Sangat kontras sekali saat menggunakan Gnome3 ataupun KDE. Oh ya, kalau tertarik dengan sistem KDE yang ringan, bisa dilihat disini, dan untuk gnome bisa disini. Read more…

Wallpaper Ubuntu 14.10 contest

September 26, 2014 Leave a comment

Berikut saya berikan file wallpaper Ubuntu 14.10 hasil dari kontes wallpaper. File sudah saya resize ke ukuran 1366×768 dari ukuran asli 2560×1720. Untuk sebagian besar user mungkin tidak membutuhkan resolusi gambar sebesar itu, tapi beberapa lagi mungkin butuh. Untuk link ke artikel asli bisa klik disini. Read more…

Categories: Ubuntu Tags:
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.