Archive

Archive for the ‘Migrasi’ Category

Anda (tidak) perlu pakai antivirus!


Ya benar, sebenarnya anda tidak perlu pakai antivirus. Terserah mau pakai Windows, Linux, atau Mac, sebenarnya anda tidak memerlukan antivirus. Antivirus, antimalware, firewall, dsb dijalankan secara otomatis dan hidup di memori anda. Oleh karena itu aplikasi perlindungan yang anda pakai sebenarnya memperlambat sistem.
Tapi ada tiga hal yang harus anda lakukan untuk bisa hidup tanpa antivirus: Read more…

LibreOffice vs OpenOffice


Karena sekarang ada LibreOffice dan OpenOffice, sebagian besar pengguna (paling tidak sysadmin) jadi harus memutuskan apakah akan berpindah ke LibreOffice atau tidak. Buat saya, LibreOffice lebih menjanjikan karena update bug yang lebih cepat.

Berikut ini artikel yang saya copas dari http://www.detikinet.com/read/2010/12/15/154911/1525546/398/libreoffice-lebih-baik-dari-openofficeorg Read more…

12 Strategi migrasi Windows ke Linux untuk kantor/sekolah

March 18, 2011 2 comments

Banyak kantor mulai bermigrasi ke Linux. Tapi sayangnya mereka tidak benar-benar mempersiapkan user. Memang di tingkat atas, kesepakatan sudah terjadi. Tapi belum tentu end user setuju. Bukan atasan yang membuat dokumen, tapi user biasa yang mengerjakan semua dokumen. Komplain terbanyak berasal dari user biasa, bukan atasan. Ingat Linux yang kita gunakan juga user-friendly, jadi buatlah migrasi yang anda adakan juga friendly untuk user.

Berikut ini 12 Strategi migrasi Windows ke Linux untuk kantor/sekolah/yasayan:

Read more…

5 Strategi Implementasi linux ke kantor/instansi, sekolah, dsb

March 17, 2011 2 comments

Saya tidak akan membahas bagaimana cara implementasi Linux secara “moral” di kantor/instansi, sekolah, yayasan, dsb.. Anda tahu bahwa itu bisa diberikan melalui training/seminar. Tapi saya haya akan membahas masalah teknis yang sering ditemui user. Yaitu bagaimana program mereka yang biasanya digunakan (notabene dibuat untuk Windows) bisa berjalan di Linux.

Sebagian besar user yang saya temui dan mereka saya migrasikan di Linux merasa berpindahnya sistem operasi bukanlah hal yang rumit. Yang menjadi masalah bagi mereka adalah bagaimana supaya mereka tetap bisa bekerja, bagaimana dokumen yang ada tetap bisa di-edit. Jadimereka tidak meributkan struktur folder, umount flashdisk, dan hal2 yang umum dari sebuah sistem Operasi. Masalah terbesar adalah program mereka bisa berjalan tidak di Linux.

Ingat sysadmin, komputer ada untuk mempermudah pekerjaan. Tinggalkan dulu kebanggaan anda dalam menguasai CLI, sekarang berpikirlah GUI bila berhadapan dengan user biasa.

Read more…