Archive

Posts Tagged ‘Ubuntu’

Ubuntu dan Nokia Lumia 520


Saya beberapa waktu lalu membeli Nokia Lumia 520 yang berbasis Windows Phone 8. Salah satu penyebabnya adalah diskon yang lumayan dan bosan dengan android (katanya Linux mania tapi malah pakai WP8. Wkwkwkwkwkwk). Kesan pertama menggunakan hape ini memang menyenangkan, simpel, elegan dan fun. Tapi adoohhh.. minimalis bangettt… Apalagi saya datang dari android dan iOS, apa-apa yang biasanya ada kali ini tidak ada (contoh sound profile, top toolbar notification).

Google contact yang ada di android juga lancar diunduh, tapi ada sedikit bug di WP8, yaitu bila anda memiliki kontak dengan tipe nomor telepon adalah tipe “Other”, anda harus mengubahnya dulu lewat Google Contact (buka di browser PC) ke “Mobile” atau “Home”.

Nah, sekarang bagaimana kalau WP8 dihubungkan di Ubuntu? Saya mencoba dengan Ubuntu 10.04, tidak merespon, Kubuntu 12.04 tidak merespon juga, tapi dengan Ubuntu 12.04 lancar. Saya menggunakan Live USB untuk Ubuntu 12.04, jadi betul-betul bekerja out-of-the-box.

Di Ubuntu 12.04, Nokia Lumia 520 dikenali sebagai MTP Device, jadi bisa langsung diakses lewat nautilus. Proses Drag-n-Drop juga lancar, walau ada beberapa file yang error saat dihapus (entah kenapa). Foto bisa dipindahkan langsung dari memori handphone ke kartu memori/PC. Semua lancar.

Di internet sempat beredar kabar bahwa kartu memori di-enkripsi di perangkat Windows Phone, tapi waktu saya mencoba ternyata tidak di-enkripsi. Saya bisa langsung menambahkan lagu ke kartu memori lewat PC (lebih cepat daripada lewat kabel data) dan langsung dikenali, hanya saja file playlist dengan format *.m3u tidak dikenali. Padahal itu salah satu cara saya untuk membuat playlist dengan mudah di Linux (sebagai tambahan, Blackberry bisa membaca file *.m3u).

Saya jadi tidak sabar pengen beli Ubuntu Phone (semoga dibawah 2 juta harganya..). Wkwkwkwk.. 😀

Update Firefox Terbaru di Ubuntu Lama


Terakhir ini saya harus menggunakan kembali Ubuntu 10.04, memang jadul sih, tapi saya membutuhkan untuk melakukan beberapa pekerjaan yang terkendala di Ubuntu 12.04.

Firefox yang sebelumnya memang sudah “cukup” baru, yaitu Firefox 9, tapi masih saja tetap jauh tertinggal dari versi terbaru. Ingin hati mencoba, tapi Ubuntu tidak menyediakan versi PPA maupun update di repository. Download dari website Firefox tapi kok tidak terasa seperti Firefox bawaan yang tinggal klik icon di Gnome menu maupun panel. Akhirnya saya utak-atik supaya bisa mirip dengan Firefox bawaan. Nah, begini caranya: Read more…

Categories: Hack, Tips n Trick, Ubuntu Tags: ,

Ubuntu 12.04 – Review


Sebenarnya membuat ulasan tentang Ubuntu 12.04 pada saat ini terasa cukup basi, tapi bagaimanapun juga ini pendapat saya sebagai pengguna setia Ubuntu. Senang rasanya mencoba Ubuntu 12.04, tentu setelah disesuaikan dengan selera saya. Unity tetap ada, Gnome 3.4 juga terinstall.

Bila anda lebih memilih tampilan gnome 2, sebenarnya anda bisa menggunakan cinnamon dari Linux Mint, atau cukup melakukan instalasi gnome-session-fallback. Read more…

Catatan Tentang Ubuntu 11.04 – Hari 1


Saya akhirnya memutuskan menggunakan Ubuntu 11.04 setelah sekian lama bimbang apakah akan berganti atau tidak. Satu hal yang membuat saya masih menyukai Ubuntu 10.04 adalah banyaknya dukungan software yang dibuat untuk Ubuntu versi itu. Sedangkan Ubuntu 11.04 baru saja rilis bulan April 2011, jadi masih belum banyak software yang didukung. Read more…

Categories: Linux Experience, Ubuntu Tags: , ,

Membuat Pengaturan Standar Untuk User Baru


Baru-baru ini saya “terpaksa” me-remaster Ubuntu 8.04. Sedianya akan saya cobakan untuk digunakan di Lab. Komputer. Tool wajib yang dipakai tentu saja UCK (Ubuntu Customization Kit). Nah, karena akan ada banyak user, tentu repot (wah.. saya sering terlihat tidak mau repot ya?? 😛 ) bila harus membuat konfigurasi dari masing-masing user.

Saya memutuskan untuk memodifikasi bahan dasar dari folder home dari user, yaitu yang ada di /etc/skel. Semua penjelasan saya dilakukan di distro Ubuntu. Untuk distro lain, silahkan disesuaikan, tapi biasanya tetap disimpan di folder /etc/skel
Read more…

Categories: Tips n Trick, Ubuntu Tags: , ,

Webcam di Linux? Nggak Masyalah…!!


Mungkin ketakutan dari orang-orang yang akan berpindah ke Linux salah satunya adalah tidak adanya driver untuk hardware yang mereka miliki. Padahal, Linux sendiri sudah mendukung banyak sekali hardware tanpa anda perlu melakukan instalasi driver tambahan seperti di Windows. Semuanya langsung dikenali oleh kernel Linux. Tinggal tancap dan jalankan programnya.
Read more…

Categories: Tips n Trick, Ubuntu Tags: , ,

Samsung Wave 533 aka Pietro sebagai Modem di Linux Ubuntu 10.04

April 11, 2011 2 comments

Beberapa waktu lalu saya sempat mencari-cari cara supaya hape Samsung Wave 533 saya bisa menjadi modem. Untuk pemakaian di Windows memang tidak ada masalah karena Samsung menyediakan mode Internet Sharing yang akan langsung menginstall modem di Windows. Tapi rupanya cara ini tidak berlaku di Linux. Saya sempat googling kesana kemari tapi tetap saja tidak ketemu.

Karena banyaknya pertanyaan bagaimana caranya di Windows, saya tuliskan saja tutorialnya dengan Windows:

  1. Anda bisa gunakan Kies 1.2, lalu klik Thetering di Kies. Kies 2 tidak ada fitur “Thetering”
  2. Atau cara mudahnya adalah tanpa Kies dan gunakan fitur “Internet Sharing” yang ada di Wave
  3. Untuk mengaktifkan “Internet Sharing” lihat langkah no.1 yang ada di bawah ini
  4. Wave akan otomatis menginstallkan driver USB untuk Windows, lalu akan menanyakan provider anda. Tinggal klik Connect.
  5. Untuk Wave 575 sepertinya sudah ada fasilitas Wifi Thetering

Lalu tanpa sengaja kemarin saya menemukan caranya. Jadi setelah hape saya tancapkan ke kabel USB, iseng-iseng saya membaca log dari dmesg, eh.. kok hape dikenali sebagai /dev/ttyACM0 dan /dev/ttyACM1. Lalu saya coba cari dengan wvdialconf, apakah dikenali atau tidak. Ternyata /dev/ttyACM0 dikenali sebagai modem dan wvdial mampu melakukan koneksi.

Read more…