Home > Hack, Linux Experience, Networking, Tips n Trick > DD-WRT di Linksys WRT54GL dengan VLAN

DD-WRT di Linksys WRT54GL dengan VLAN

Tulisan ini merupakan bagian dari tulisan saya tentang pemisahan jaringan berdasarkan VLAN. Jaringan yang dipisahkan adalah LAN ke VLAN, dan Wireless ke VLAN, firmware yang digunakan pada tulisan ini adalahDD-WRT v.2.4. Untuk versi open-WRT  bisa dibaca disini.

Mungkin ada diantara teman-teman yang kebingungan bagaimana caranya memisahkan VLAN, menggabungkan LAN ke VLAN amaupun wireless ke VLAN. Saya sendiri cukup kebingungan mencari dokumentasi yang baik yang bisa menjelaskan langkah demi langkah dengan cukup jelas. Kebanyakan tersebar dalam bentuk wiki pendek, sisanya harus berpikir sendiri dan memodifikasi wiki yang ada.

Disini saya menggunakan Linksys WRT54GL, cara saya berikan dalam versi OpenWRT 8.09 sudah pernah saya bahas di blog ini, sedangkan kali ini menggunakan DD-WRT v.24 SP1. OS yang saya gunakan Linux karena sudah mencakup telnet dan ssh client. Bila anda menggunakan Microsoft Windows, bisa menggunakan putty.

Saya mengasumsikan bahwa anda sanggup melakukan flash firmware maupun reset router. Disini saya hanya membahas konfigurasi jaringan saja.

Berikut topologi jaringan yang akan saya buat:

linksys-wrt54gl-vlan

bagian belakang router

bagian belakang router

IP Address default untuk router baik di OpenWrt maupun DD-WRT adalah 192.168.1.1, jadi sebaiknya anda atur IP Address komputer ke 192.168.1.2

Berikut adalah langkah-langkahnya:

DD-WRT tidak mempunyai pengaturan seperti OpenWRT, jadi kita tidak bisa melalui terminal. Pengaturan nya lebih rumit karena melibatkan GUI, tapi pada intinya sama.

Yang diingat disini ada beberapa istilah yang berbeda:

  1. LAN adalah eth0, tapi DD-WRT menggunakan br0 di pengaturan web. VLAN0 (nol) adalah VLAN standar untuk LAN, maksudnya tanpa VLAN.
  2. Wireless adalah eth1, tapi bila membuat virtual AP maka dinamakan wl0.1. Sebagai catatan, di terminal, wl0 tidak dikenali karena adanya eth1.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Setelah flash firmware, reset dulu router dengan cara biarkan router menyala lalu tekan tombol reset selama 10-15 detik.

2. Buka browser, masuk ke 192.168.1.1, anda akan diminta mengatur username dan password awal

3. Masuk ke pengaturan Setup – Wireless, lalu buat 2 SSID. Untuk SSID WLAN10 harus dimasukkan ke pengaturan utama (wl0) karena akan di-bridge dengan VLAN. Sedangkan WLAN13 dibuat sebagai virtual AP.

pengaturan wireless

pengaturan wireless

Jangan lupa tentukan Wireless Security-nya

4. Atur VLAN, Setup – VLAN. Cek Tagged, lalu cek VLAN ID yang diperlukan, yaitu 8, 10, dan 13.

pengaturan VLAN

pengaturan VLAN

5. Masuk ke pengaturan Setup – Networking. Buat bridge.

linksys-wrt54gl-dd-wrt-vlan-3

Pengaturan Bridge

Sebagai catatan: beri nama bridge dengan nama br1 (ternyata harus urut), lalu klik Apply dulu baru anda bisa membuat Assign to bridge. Ingat wl0 adalah eth1, jadi kita bridge dengan VLAN10 (lihat topologi)

6. Karena VLAN8 bukan bridge, masih di bagian bahwa pengaturan Networking, pilih untuk VLAN8 unbridged, lalu beri IP Address.

Khusus VLAN8 bukan bridge, jadi langsung diberi IP Address

Khusus VLAN8 bukan bridge, jadi langsung diberi IP Address

7. Masuk ke pengaturan Setup – Basic, lalu ubah sesuai dengan gambar.

linksys-wrt54gl-dd-wrt-vlan-5

Pengaturan dasar, kerjakan di bagian yang ditandai saja

8. Terakhir, karena VLAN13 tidak bisa otomatis menyala, anda perlu memasukkan pengaturan startup script. Buka Administration – Commands, lalu copy – paste kode dibawah ini (ingat sesuaikan dengan milik anda)

#!/bin/ash

PATH=”/sbin:/usr/sbin:/bin:/usr/bin:${PATH}”

ifconfig vlan8 up

ifconfig vlan10 up

ifconfig vlan13 up

brctl addif br0 vlan13

Startup Script

Startup Script

9. Selesai,restart router lalu coba telnet/ssh ke router dan cek pengaturan bridge dengan mengetik brctl show

Hasil perintah brctl show

Hasil perintah brctl show

Dari perintah diatas didapatkan bahwa br0 berisi VLAN13, sedangkan br1 berisi VLAN10.

CATATAN Bila anda mengganti pengaturan di langkah nomor 7, IP Address komputer anda harus disesuaikan ulang

UPDATE 15 April 2015:

Setelah ditinjau ulang, langkah diatas terasa kurang praktis. Saya ubah sedikit ke bentuk ini:

1. Untuk wireless, WLAN13 masukkan ke wl0 (utama), sedangkan WLAN10 masukkan ke wl0.1 (virtual)

2. Pada saat Assign to Bridge (langkah nomor 5), buatlah seperti ini:

– buat 2 assignment untuk br1, yaitu vlan10 dan wl0.1

– buat 1 assignment untuk br0 yaitu vlan13

3. Script startup tidak diperlukan

  1. July 8, 2015 at 4:46 am

    kalo sudah diupgrage firmwarenya ke ddwrt, apakah bisa direset?

    • betweenmeandlinux
      July 10, 2015 at 2:59 am

      bisa banget.

  2. February 22, 2016 at 11:19 am

    jadi kesimpulannya colokan router wirelessnya dari port wlan ke switch/hub yah tdk dipakai port wan(port 4)

  3. betweenmeandlinux
    February 29, 2016 at 1:02 am

    @erwin: Semua bisa dipakai karena eth0 adalah port WAN+LAN. Di CPU Linksys, port itu hanya dibedakan VLAN-nya. Jadi dibolak-balik bisa kok.

  4. May 29, 2016 at 8:43 am

    Mas, saya udah bolak balik baca dan praktek tapi gagal terus… bisa minta bantuan untuk seting vlan WRT54GL saya?😦

    • betweenmeandlinux
      May 30, 2016 at 4:45 am

      Gagal di langkah mana? dd-wrt nya versi normal kah? Yang versi micro tidak bisa.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: