Home > Hack, Tips n Trick > WINE Multiuser

WINE Multiuser

Beberapa waktu lalu saya sempat terpikir ide untuk membuat instalasi wine untuk komputer Lab karena ada beberapa software yang ingin saya tunjukkan ke siswa saya. Tapi karena wine terinstall di home tiap user (termasuk menu), ini berarti pemborosan ruang harddisk. Misalnya instalasi MS.Office membutuhkan 700 MB, berarti bila saya punya 4 user, saya akan memboroskan harddisk sebesar 2,8 GB. Lalu terpikirlah ide bagaimana membuat wine bisa berjalan untuk multiuser.

Sebelum kita mempelajari bagaimana cara membuat wine multiuser, ada hal-hal yang perlu anda ketahui tentang cara kerja wine.

1. Saat pertama kali anda menjalankan wine, entah winecfg atau instalasi aplikasi windows pertama kali, maka wine akan membuat sebuah folder di home anda, yaitu folder .wine (dot wine)
2. Didalam folder .wine, ada 2 folder dan 3 file, yaitu dosdevices, drive_c, system.reg, user.reg, userdef.reg
3. Folder dosdevices berisi link ke drive_c (c:), / (z:)
4. Folder drive_c, ini adalah drive C:\ virtual wine.
5. Semua file *.reg adalah registry

Bila anda memindahkan seluruh folder .wine dan membuat link folder itu ke tempat lain, maka wine tidak bisa dijalankan karena wine meminta folder .wine dimiliki oleh tiap user.

Jadi ini yang bisa anda lakukan:
1. Gunakan salah satu user untuk instalasi semua aplikasi yang anda perlukan untuk dijalankan di wine

2. Masuk terminal dan pindah sebagai root:
sudo su

3. Masuk ke /:
cd /

4. Buat folder wine:
mkdir wine

5. Pindahkan isi folder wine yang sudah selesai diinstalasi ke /wine, misal punya saya ada di /home/ferry/.wine:
mv /home/ferry/.wine/drive_c /wine/
mv /home/ferry/.wine/*.reg /wine/

Biarkan folder dosdevices, jangan dipindah

6. Ubah hak akses folder /wine ke 777, kita memerlukan ini agar semua user bisa menjalankan aplikasi didalam folder ini:
chmod -R 777 /wine

7. Nah sekarang buat symbolic link ke folder .wine yang ada di user. Karena saya memindahkan folder .wine yang ada di /home/ferry, saya perlu setting ulang agar bisa berfungsi seperti semula. Sebagai user ferry, masuk ke folder .wine
cd ~/.wine
ln -s /wine/drive_c drive_c
ln -s /wine/system.reg system.reg
ln -s /wine/user.reg user.reg
ln -s /wine/userdef.reg userdef.reg

8. Sebelum anda mulai melakukan langkah nomor 7 untuk user lain, pastikan anda sudah menjalankan winecfg agar wine membuat folder .wine

9. Didalam .wine user, hapus folder drive_c dan file *.reg
rm -R drive_c
rm *.reg

10. Lakukan langkah nomor 7

Yang masih terkendala disini hanya satu. Anda harus membuat application launcher secara manual untuk tiap user.

Lain kali kita akan membahas struktur folder di wine. Stay tuned!🙂

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: