Home > Linux Experience, Networking, Ubuntu > Pilih browser mana? Firefox atau Chrome?

Pilih browser mana? Firefox atau Chrome?

Ini sebenarnya pertanyaan klasik dan akan terus dipertanyakan oleh semua pengguna internet, baik Linux maupun Windows. enaknya pakai browser apaan sih? Mana yang lebih cepat? Mana yang lebih irit memori?

Nah, kalau anda mencari di google, anda akan menemukan ribuan opini mana yang lebih baik. Tapi kali ini saya tidak akan memberikan opini siapa yang tercepat, tapi saya mau mengajak anda melihat dulu apa yang anda butuhkan.

Ada banyak browser yang sudah diciptakan, beberapa merupakan browser utama dan digunakan oleh banyak orang, beberapa lagi hanya punya sedikit pengguna dan beberapa sudah tidak dikembangkan. Saya akan mulai dulu dengan beberapa browser utama:

1. Google Chrome atau Chromium

Mengklaim browser tercepat, tapi benarkah demikian? Dari banyak tes memang menunjukkan browser ini sangat responsif. Tapiii browser ini mempunyai satu kelemahan terbesar, yaitu BOROS RAM. Dari pengalaman saya, menggunakan Google-Chrome di Pentium 4 dan RAM 512 MB sambil membuka GIMP adalah bencana. Anda bisa frustasi karena sistem melambat.

Kalau anda merasa Google Chrome / Chromium adalah browser pilihan anda, pastikan anda punya cukup RAM. Kalau komputer anda masih jadul dan hanya memiliki sedikit RAM, lupakan saja untuk menggunakan Chrome.

Keunggulan lain dari Google Chrome adalah update berkala dan kepastian adanya paket DEB dan RPM.

2. Mozilla Firefox

Biasanya merupakan bawaan dari distro Linux. Cepat dan responsif. Keunggulannya antara lain adalah “cukup” hemat memori DIBANDINGKAN dengan Google Chrome. Untuk rata-rata website, Firefox sangatlah responsif. Tapi bila anda masih menggunakan Firefox lama, bersiaplah mengalami “lag” saat membuka website dengan banyak javascript, misalnya gmail, youtube.

Update yang diberikan berupa file tar.bz2, cara untuk update Mozilla Firefox di Linux bisa baca disini.

3. Opera

Merupakan browser favorit saya di handphone, tapi tidak di PC. Opera menyediakan banyak fasilitas, tapi sayangnya yang tidak saya mengerti kenapa di PC sepertinya mengalami “lag”?. Walaupun Opera menyediakan Opera Turbo, tapi kadang-kadang tidak bisa berfungsi, entah kenapa. Dan kalau anda mencari extensions, Opera tidak menyediakan banyak extensions seperti firefox dan Chrome.

4. Midori , Arora

Ini browser favorit di distro ringan. Cukup responsif PADA SAAT LOADING PROGRAM, tapi LAMBAT pada saat menangani website dengan banyak javascript. Tidak mendukung extensions sehingga anda harus mengandalkan aplikasi ad-block lain.

Uji Coba

Tapi benarkah Midori dan Arora lebih hemat RAM? pada kenyataannya TIDAK DEMIKIAN. Saya menggunakan website http://www.detik.com sebagai ujicoba karena memiliki banyak elemen web dan script. Dan didapatkan hasil sebagai berikut:

ferry@ferry-laptop:~$ top -b -n 1 | grep -i "midori"
8057 ferry     20   0  324m 152m  22m R  100  7.7   0:26.59 midori

ferry@ferry-laptop:~$ top -b -n 1 | grep -i "firefox"
8864 ferry     20   0  329m  77m  29m S    0  3.9   0:06.70 firefox
8866 ferry     20   0     0    0    0 Z    0  0.0   0:00.00 firefox <defunct>

ferry@ferry-laptop:~$ top -b -n 1 | grep -i "opera"
29768 ferry     20   0  296m 229m  23m S    6 11.6   4:49.74 opera

ferry@ferry-laptop:~$ top -b -n 1 | grep -i "chrome"
9024 ferry     20   0  186m  51m  26m R   45  2.6   0:03.97 chrome
8913 ferry     20   0  289m  46m  30m S    4  2.3   0:03.36 chrome
8917 ferry     20   0 91436 5304 2312 S    0  0.3   0:00.18 chrome
8918 ferry     20   0  1860  536  452 S    0  0.0   0:00.00 chrome-sandbox
8919 ferry     20   0  118m  12m 9048 S    0  0.6   0:00.03 chrome
8923 ferry     20   0  126m 4968  912 S    0  0.2   0:00.00 chrome

ferry@ferry-laptop:~$ top -b -n 1 | grep -i "arora"
12004 ferry     20   0  352m 201m  30m R   49 10.2   0:19.97 arora

Dari hasil diatas didapatkan bahwa:

1. Midori 0.22  menggunakan 152 MB
2. Firefox 16.01 menggunakan 77 MB
3. Opera12.02 menggunakan 229 MB
4. Chrome 22 menggunakan 119.7 MB
5. Arora 0.10 menggunakan 201 MB.

Firefox TERBUKTI lebih hemat RAM daripada browser lain.

Tapi sekali lagi, browser adalah selera masing-masing orang. Walau boros RAM, toh yang menggunakan Google Chrome juga banyak.😀

  1. April 25, 2013 at 9:27 am

    Saya termasuk yang menggunakan Chromium menggantikan Firefox, Pak. Saya sudah mencoba sendiri selama beberapa tahun dan akhirnya kesimpulan akhir saya Chromium lebih cepat daripada Firefox. Baik dari segi membuka aplikasinya, dia membuka web, sampai dukungan ekstensinya. Sebenarnya tidak ada yang mengalahkan DTA! milik Firefox, tetapi karena kecepatanlah saya memilih Chromium. Saya belum pernah tes RAM tetapi saya selalu mendapatkan Firefox lebih banyak memberatkan kerja saya dibanding Chromium.

    Saya pun baru tahu hari ini kalau bechmarking bisa dilakukan hanya dengan top dan grep. Terima kasih, Pak.

  2. betweenmeandlinux
    April 30, 2013 at 1:27 am

    @malsasa: kalau menggunakan firefox lama memang lambat. Saya pakai firefox terbaru, lebih responsif. Sekarang saya malah banyak menggunakan firefox 19 daripada chrome.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: