Home > Tips n Trick, Virtualbox > Modifikasi VirtualBox Khusus Untuk Game

Modifikasi VirtualBox Khusus Untuk Game

Entah karena musim liburan sekolah atau apa, yang pasti di liburan kali ini saya jadi punya ide tidak lazim. Akhir-akhir ini saya suka memainkan game RTS Windows yang lama macam Cossack, Age of Empire, dsb. Tentu saja dicoba menggunakan wine, sayangnya kok tidak bisa. Ok, alternatif lain menggunakan VirtualBox yang menjalankan client WindowsXP yang saya banyak gunakan untuk bermain game😀. Dan seperti kita tahu bahwa game membutuhkan RAM besar agar lancar, sedangkan laptop saya hanya punya memori 1 GB yang masih harus dibagi dengan Gnome. Wah, bagaimana ini?

Solusinya tentu saja tidak menggunakan Gnome sebagai Desktop Manager, saya harus menggunakan Desktop Manager yang ringan, kalau bisa seringan kapas. Hahahahaha… Akhirnya pilihan jatuh ke fluxbox. Jangan tanya saya kenapa tidak menggunakan OpenBox, atau Blackbox. Saya hanya lebih suka menggunakan fluxbox. Lagipula pemakaian RAM tidak terpaut banyak antara OpenBox, BlackBox dan FluxBox.

Berkaitan dengan virtualbox, ternyata setelah melihat-lihat file HELP yang ada di Virtualbox (bila tidak terbiasa membuka HELP, biasakanlah!) ada sebuah program bawaan virtualbox yang bernama VBoxSDL yang lebih ramping dan minimalis dibandingkan VirtualboxManager. VBoxSDL walau minimalis, juga mengenali kombinasi shortcut keyboard seperti yang ada pada VirtualboxManager, misal CTRL+F untuk fullscreen, dsb. Ok, jadi sekarang saya siap melakukan modifikasi Virtualbox.

Sebagai catatan, nama client Windows XP saya yang ada di laptop adalah “WinXP”, pastikan anda sudah mengatur client dengan benar sehingga kita bisa langsung menjalankan dari terminal. Saya mengasumsikan anda sudah tahu cara instalasi Virtualbox Guest Addition.

Nah, ini modifikasi yang saya lakukan (demi main game di VirtualBox):
1. Install fluxbox: sudo apt-get install fluxbox
2. Jalankan VBoxSDL dengan perintah: VBoxSDL –startvm “WinXP”
3. Agar lebih enak, saya menambahkan pada file startup fluxbox(ada di ~/fluxbox/startup, tambahkan sebelum baris “exec fluxbox“) baris berikut: VBoxSDL –startvm “WinXP” &

note:
Prinsipnya adalah menjalankan aplikasi VBoxSDL pada Desktop Manager ringan yang mendukung script startup, sehingga VBoxSDL akan dijalankan langsung setelah anda login menggunakan fluxbox. Sebagai ringkasan letak file startup *Box, yaitu:
1. Untuk OpenBox, file startup ada di: ~/.config/openbox/autostart.sh
2. Untuk BlackBox, file startup ada di: ~/xinitrc

Bila malas menginstalasi fluxbox, anda bisa memanfaatkan fasilitas GDM saat memilih session, yaitu pilih saja xterm, dan ketikkan perintah VBoxSDL –startvm “WinXP”

 

UPDATE 26 April 2012

Pengaturan yang saya jelaskan diatas lebih ke arah lingkungan kerja yang ideal untuk sebuah game. Tapi di virtualbox sendiri ada beberapa hal yang harus anda atur:

1. Anda harus menginstalasi Guest Addition dan Extension untuk Virtualbox. Ini wajib dilakukan.

2. Pada waktu instalasi Guest Addition, masuk dulu ke Safe Mode, baru install. Ada satu pengaturan untuk 3D yang baru bisa terinstall saat anda masuk ke Safe Mode.

3. Atur Virtualbox, masuk ke tab Display dan atur memori VGA. Minimal adalah 32 MB. Bila RAM berlebih, anda bisa atur ke 64 Mb atau 128 MB.

4. Masih pada tab Display, aktifkan dukungan 3D dan 2D acceleration

5. Pada waktu VM dijalankan, matikan dukungan Integrasi Mouse (CTRL+I). Ini agar game-game yang fullscreen bisa berjalan dengan baik.

6. Atur tampilan VM ke resolusi standar (1024×768).

7. Matikan dukungan  Auto Resize Guest Display (CTRL+G), restart dan langsung masuk ke full screen (CTRL+F) pada saat masih logo Virtualbox.

8. Virtualbox sudah siap anda gunakan untuk main game. Beberapa game 3D yang saya coba berjalan dengan lancar, hanya saja masih ada beberapa bug. Tapi secara keseluruhan lancar dan nyaman digunakan.

  1. Ank
    November 8, 2011 at 1:00 pm

    oia gan saya mau tanya..cara mengcopy file dengan menggunakan perintah symbolic link gmn sey gan,,??contoh file1 di copy menjadi file2 dengan symbolic link

  2. betweenmeandlinux
    November 9, 2011 at 4:22 am

    symbolic link tidak mencopy file lho. Dia hanya membuat semacam “shortcut”, baik ke file, maupun folder. Bedanya dengan windows, symbolic link lebih terintegrasi dengan sistem karena dianggap seperti file/folder aslinya.
    Untuk membuat symbolic link:
    ln -s NamaFilenyaApa NamaLinkYangDimauApa
    contoh:
    ln -s readme.txt readme2.txt

    untuk mengcopy file gunakan cp, untuk mengcopy folder gunakan cp -R

  3. May 4, 2012 at 10:09 am

    Mantab Gan… thanks ilmunya..😀

    • betweenmeandlinux
      May 7, 2012 at 1:11 am

      sama-sama.😀

  4. lutfi
    April 19, 2013 at 7:10 am

    Meng instal sudo apt-get install fluxbox di dalam virtualbox ya atau di OS asli ya

  5. betweenmeandlinux
    April 23, 2013 at 2:22 am

    @lutfi: fluxbox itu Window Manager, kita menggunakan fluxbox karena tidak membebani RAM supaya sisa RAM bisa dipakai ke virtualbox.
    Contoh: Anda punya RAM 1 GB, fluxbox hanya akan menggunakan sekitar 300 MB, jadi anda punya sisa RAM 700 MB untuk virtualbox.
    Bila anda menggunakan Gnome, untuk Gnome saja sudah 400-500 MB.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: