Home > Networking, Ubuntu > Dimana Ubuntu menyimpan pengaturan jaringan?

Dimana Ubuntu menyimpan pengaturan jaringan?

Pada dasarnya Ubuntu sama seperti distro Debian dalam hal penyimpanan pengaturan jaringan. Bila anda menggunakan Redhat, maka pengaturan jaringan standar disimpan pada /etc/sysconfig/network sedangkan pada Ubuntu disimpan pada file /etc/network/interfaces. Disana anda bisa memasukkan pengaturan jaringan seperti pada contoh ini:

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.10
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255
gateway 192.168.0.1

Pengaturan diatas adalah contoh pengaturan standar untuk jaringan saat menggunakan CLI (text mode), tapi bagaimana bila anda menggunakan desktop? Biasanya ada sebuah applet di gnome/KDE yang dipakai untuk itu, namanya adalah network-manager-applet. Disana anda bisa mengatur koneksi jaringan seperti yang anda inginkan. Tapi dimana sih sebenarnya letak file pengaturan jaringan-nya?

Jawabannya ada pada paket network-manager. File pengaturan jaringan yang berlaku untuk semua user ada di folder /etc/NetworkManager/system-connection/ sedangkan yang spesifik untuk user tertentu (gnome) disimpan di ~/.gconf/system/networking/connections/

Memang tidak disarankan bila anda mengedit secara manual file diatas, tapi bila penasaran dengan isinya silahkan saja dibuka. Formatnya adalah XML dan nama filenya selalu %gconf.xml, yang membedakan fungsinya apakah sebagai wireless atau ppp adalah nama foldernya.
Jadi misalkan anda punya pengaturan pertama adalah wireless, maka pengaturan network-manager disimpan pada ~/.gconf/system/networking/connections/1/802-11-wireless.

Yang menarik adalah bila anda melakukan konfigurasi jaringan pada file /etc/network/interfaces, maka network-manager tidak akan mengatur lagi jaringan pada saat anda login.

Ya, benar, jadi file /etc/network/interfaces akan menimpa semua pengaturan network-manager termasuk bila anda memiliki pengaturan untuk wireless. Asumsinya adalah anda akan melakukan konfigurasi manual, jadi bila anda menemukan bahwa laptop mendadak tidak mau scan wireless padahal wireless sudah menyala, mungkin karena anda melakukan konfigurasi manual di /etc/network/interfaces.

Lalu apa gunanya pengaturan manual? Pengaturan manual akan sangat berguna bila anda mempunyai beberapa user pada komputer yang sama, dan hanya ada koneksi ethernet (kabel) pada komputer itu. Anda tentu tidak ingin ada orang yang mengubah-ubah pegaturan jaringan kan? Bila ada koneksi wireless, maka pengaturan manual bisa menjadi menyusahkan bagi user awam.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: