Home > Networking, Tips n Trick, Virtualbox > Internet Sharing dengan Ubuntu 10.04 (kompilasi dari artikel ZTE MF100, Huawei E153, Ubuntu AdHoc)

Internet Sharing dengan Ubuntu 10.04 (kompilasi dari artikel ZTE MF100, Huawei E153, Ubuntu AdHoc)

Karena baru kemarin beli modem 3G di pameran (Huawei E153) jadi penasaran kepengen mengkonekkan perangkat ini ke laptop, hape saya dan istri.

Hari sebelumnya saya membeli modem 3G ZTE MF100 (etisalat – harga 245rb), tapi kok susah koneknya.. Sudah begitu modem ini sempat tidak dikenali oleh Network Manager, padahal sebelumnya bisa. Setelah ngoprek, malahan modemnya tidak detect sama sekali, biasanya ada /dev/ttyUSB2, tapi ini kok malah tidak muncul sama sekali. Saya coba install ulang Ubuntu di laptop, karena siapa tahu dari sekian banyak perintah terminal yang saya kerjakan, ada yang terlewat. Dan ternyata benar, kesalahan pada saya.😛 Yah.. malah sudah terlanjur re-install. Akhirnya saya menyerah dan saya kembalikan ke toko, minta tukar dengan Huawei E153.

Huawei E153 lancar! Cepet lagi. Di kamar saya, biasanya hanya dapat 50-60 Kbps dengan ZTE MF100, sekarang saya bisa dapat 250-300 Kbps. Wah, tapi kok cepat panas? Akhirnya saya bongkar dan beri kipas angin. Sekarang modem saya adem… Hahahaha..😀

Nah, sekarang masuk ke pembahasan instalasi modem.

Untuk instalasi modem ZTE MF100, tidak ada kesulitan sama sekali. Modem akan langsung dikenali sebagai /dev/ttyUSB0, /dev/ttyUSB1, /dev/ttyUSB2. Modem ada di /dev/ttyUSB2. Saya tidak menggunakan wvdial karena wvdial tidak terinstall secara langsung di Ubuntu 10.04. Sebaliknya saya menggunakan pppconfig. Pengaturan yang penting adalah username, number (biasanya *99#), dan jenis koneksi (PAP). Silahkan klik disini untuk detail pengaturan.

Untuk instalasi modem Huawei E153 di Ubuntu 10.04 keatas, anda harus menginstall paket tambahan, yaitu usb-modeswitch.

apt-get install usb-modeswitch

Untuk instalasi modem Huawei E153 di Ubuntu 8.04-9.10, lebih mudah mendownload skrip dari http://www.sakis3g.org/, pilih i386 Full Version, ekstrak, dan jalankan file sakis3g dengan sudo sakis3g . Skrip sakis3g sudah mengandung file usb-modeswitch, cukup klik connect 3G, maka paling lama dalam waktu 30 detik, anda langsung terhubung ke internet. Skrip ini juga banyak mengenali tipe modem, siapa tahu modem anda ada dalam daftar.

NOTE:

Blackberry tidak bisa konek ke laptop via AdHoc. Saya sudah cek di website resmi BB. Bila anda ingin menggunakan modem USB ke Blackberry, anda bisa gunakan Wifi Router yang sudah diperlengkapi port USB, misal TP-LINK MR3220 dan TP-Link MR3420. Harga sekitar 340rb.

Sekarang untuk internet sharing via wireless laptop (AdHoc):

* Cara mudah

1. Klik kanan icon jaringan di Ubuntu (Network Manager), pilih “edit connections”. Atau ketik saja di terminal nm-connection-editor.

2. Klik tab “Wireless”, klik “Add”

3. Ganti “Connection Name” terserah mau diisi apa. Saya menulis “UbuntuAdHoc”

4. Ganti SSID, ini yang akan dikenali oleh perangkat wifi lain. Di tempat saya adalah “Ubuntu”

5. Pada tab “Wireless Security”, pilih “none”

6. Pada tab “IPV4 Settings”, ganti method ke “Shared to Other Computers”

7. Konekkan modem USB.

8. Klik Network Manager, pilih “Connect to Hidden Wireless Network”, pilih di Connection seperti nama di no.3

9. Perangkat yang terhubung ke laptop via wifi akan mendapat ip sama dengan modem

* Cara lebih repot (referensi https://wiki.archlinux.org/index.php/Sharing_PPP_Connection)

Bila anda tidak ingin perangkat langsung di-routing ke modem. Anda bisa menambahkan dnsmasq sebagai DNS cache dan penyedia DHCP.

1. Install dnsmasq: apt-get install dnsmasq

2. Ganti isi /etc/dnsmasq.conf menjadi seperti ini (cari, dan hilangkan tanda # bila perlu)

domain-needed

bogus-priv

interface= eth1 (Di laptop saya wifi dikenali sebagai eth1, cek dengan ifconfig)

dhcp-range=192.168.0.1,192.168.0.100,12h (artinya dari 192.168.0.1-100 aktif selama 12 jam)

3. Pada proses pembuatan jaringan wireless, jangan pilih “Shared to Other Computers”, tapi “Manual”

4. Isi pengaturan jaringan menjadi

ip address: 192.168.0.254

netmask : 255.255.255.0

gateway : 0.0.0.0 (artinya gateway default)

DNS : 192.168.0.254

4. Konekkan modem USB, lalu wireless (seperti langkah no.7 dan 8)

5. Buatlah sebuah skrip firewall, anda bisa menggunakan script modifikasi, tapi intinya adalah:

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward #aktifkan port forward

iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp –dport 53 -j DNAT –to 192.168.0.254:53 #DNAT request DNS ke lokal saja.

iptables -t nat -A POSTROUTING -o ppp0 -j MASQUERADE #Forward semua koneksi melewati dan sebagai ppp0

  1. lelaki
    August 1, 2011 at 5:02 pm

    minta tolong dong cara koneksi ZTE-MF100 ke router tp link-MR3220 ya? terima kasih

    • betweenmeandlinux
      August 2, 2011 at 4:47 am

      Karena saya tidak punya alatnya, jadi tidak bisa kasih banyak info. tapi semestinya tidak rumit, dari pengalaman dengan alat lain, anda cukup colokin modem USB ke router. Tunggu beberapa saat, baru masuk ke menu pengaturan di router.

  2. August 8, 2011 at 1:05 am

    kebetulan lagi nglelirik modem ini, tapi masih takut tidak support linux.ternyata Huawei E153 lancar di linux.

  3. October 29, 2011 at 3:29 pm

    network pada option connection modem huawei e 153 saya hilang,kenapa ya?

  4. betweenmeandlinux
    October 31, 2011 at 3:50 am

    @kartika: Maksudnya gimana? Bisa diperjelas?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: