Home > Networking, Ubuntu > Opera Mobile – Cara Instalasi di Ubuntu

Opera Mobile – Cara Instalasi di Ubuntu

Setelah sekian lama tertarik dengan keluarga browser Opera, saya memutuskan mencari tahu lebih dalam lagi tentang Opera.

Ada 3 macam browser yang dikembangkan oleh Opera, yaitu Opera Browser for Desktop (Windows, Mac dan Linux), Opera Mini (Java ME), dan satu lagi adalah Opera Mobile (Android, iOS, Windows Mobile). Nah kebetulan, saya iseng-iseng sedang mencari tahu kenapa Opera Turbo tidak bisa berjalan bila saya menggunakan wifi kantor, eh ketemu dengan sebuah website yang menjelaskan bagaimana menjalankan Opera Mobile.

Opera sendiri memang memberikan emulator Opera Mobile dengan tujuan para developer bisa tahu seperti apa tampilan website mereka saat dilihat di Opera Mobile. Untuk instalasi dan cara menjalankan Opera Mini dan Opera Desktop di Linux, anda bisa ikuti tutorial saya disini dan disini.

Ok, kita langsung saja ke TKP.

1. Anda download dulu Opera Mobile emulator disini. Ada beberapa pilihan, tapi karena kita menggunakan Ubuntu, pilih saja yang paket DEB.

2. Bila sudah terdownload, dobel klik saja paket DEB tadi, lalu program GDebi akan terbuka. Klik “Install Package”.

3. Opera Mobile akan terinstall di dalam menu Internet. Bila tidak muncul, logoff dulu kemudian login kembali. Kalau perlu restart komputer.

Pengaturan Opera Mobile tidak sama dengan Opera Browser, jadi bukan disimpan di ~/.opera tapi disimpan di ~/.cache/operamobile. Jadi bila anda menemui website yang memberikan penjelasan cara tweaking Opera Mobile, ganti saja pengaturan yang disimpan di file konfigurasi Opera Mobile: ~/.cache/operamobile/opera.ini

O ya, Opera Mobile juga bisa dijalankan dengan cara command line melalui terminal. Beberapa opsi yang mungkin anda sukai adalah:

  • operamobile -geometry WIDTHxHEIGHT => mengganti ukuran standar 480×800 menjadi ukuran yang anda sukai
  • operamobile -fullscreen => mode FullScreen, otomatis sesuai dengan ukuran layar.
  • operamobile -notouch => matikan mode touchscreen, sebagai gantinya tombol besar-besar yang biasanya ada dibawah diletakkan diatas. Softkey kanan kiri adalah tombol F1 dan F2, tombol OK adalah tombol ENTER. Anda bisa berpindah menu dengan input cursor kanan-kiri, atas-bawah.
  • operamobile -notouchwithtouchevents => matikan mode touchscreen tapi masih bisa menerima input mouse (drag dan klik)

Prinsip kerja Opera Mobile sama dengan Opera Browser, tapi berbeda dengan Opera Mini. Opera Mini langsung menggunakan proxy ke server Opera, termasuk request DNS juga langsung ke server Opera. Opera Mobile dan Opera Browser sebaliknya melakukan request DNS ke server yang anda tetapkan di pengaturan jaringan komputer, tapi bisa melakukan proxy ke server Opera bila fitur Opera Turbo diaktifkan.

Bila ditanya enak mana? Saya lebih suka menggunakan Opera Mini karena memang lebih cepat dibandingkan Opera Mobile yang sudah diaktifkan fitur Opera Turbo-nya. Sayangnya Opera Mini tidak mengenali input keyboard dengan sempurna, ada beberapa tombol yang tidak dikenali bila kita mencoba input saat virtual keyboard masih aktif. Hal ini tidak akan anda temui di Opera Mobile.

Categories: Networking, Ubuntu Tags: , ,
  1. April 15, 2011 at 5:40 pm

    are you on linkedin?

    • betweenmeandlinux
      April 16, 2011 at 1:31 am

      nope.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: