Home > Migrasi > 12 Strategi migrasi Windows ke Linux untuk kantor/sekolah

12 Strategi migrasi Windows ke Linux untuk kantor/sekolah

Banyak kantor mulai bermigrasi ke Linux. Tapi sayangnya mereka tidak benar-benar mempersiapkan user. Memang di tingkat atas, kesepakatan sudah terjadi. Tapi belum tentu end user setuju. Bukan atasan yang membuat dokumen, tapi user biasa yang mengerjakan semua dokumen. Komplain terbanyak berasal dari user biasa, bukan atasan. Ingat Linux yang kita gunakan juga user-friendly, jadi buatlah migrasi yang anda adakan juga friendly untuk user.

Berikut ini 12 Strategi migrasi Windows ke Linux untuk kantor/sekolah/yasayan:

DASAR

  1. Buat perencanaan migrasi. Hal apa yang akan anda migrasikan dulu? Mulailah dari yang termudah dan dari bagian dengan jumlah komputer ter-sedikit atau dari bagian yang paling support dengan rencana migrasi. Menangani komplain dari sedikit orang akan jauh lebih mudah daripada komplain dari banyak orang.
  2. Buat daftar spesifikasi komputer yang ada, menggunakan minimal RAM 512 MB adalah mutlak bila anda menggunakan Linux Desktop modern (misal: Ubuntu, OpenSUSE, Fedora, dsb). Pada saat anda melakukan migrasi di sebuah bagian, pastikan spesifikasi komputer mereka memenuhi standar. Ajukan opsi ini sebagai syarat mutlak dalam proses migrasi kepada atasan. Menggunakan RAM 1 GB dan processor setara Pentium 4 akan memperlancar proses migrasi.
  3. Buat daftar perangkat yang ada di kantor. Cari padanan driver nya, pastikan bisa bekerja. Bila penggantian peralatan tidak masalah bagi kantor, ganti saja dengan yang kompatibel dengan Linux. Bila perangkat itu hanya bisa berjalan di Windows, contohnya beberapa printer/scanner, menaruh sebuah komputer Windows di lokasi itu akan mempermudah kerja anda.

DOKUMEN

  1. Ubah semua format dokumen yang ada ke A4. Atau bila harus menggunakan ukuran folio, ubah ke format legal dengan margin bawah 4 cm untuk potrait dan margin kiri 4 cm untuk landscape.
  2. Ubah format dokumen word/excel/powerpoint ke format Office 97-2003.

SOFTWARE DAN KONFIGURASI

  1. Biasakan user menyimpan data di server (backup), sebagai ganti setelah migrasi, anda bisa gunakan Samba atau Rsync.
  2. Buat daftar aplikasi apa saja yang biasa digunakan user, dari daftar itu, coba jalankan dengan wine. Bila gagal, virtualisasi/rdesktop adalah pilihan yang bisa digunakan. Kita tidak bisa menjalankan semua versi program dengan menggunakan wine. Anda bisa mempertimbangkan menggunakan versi program yang lebih lama untuk dijalankan dengan wine.
  3. Bila menggunakan MS SQL Server, mungkin tidak data dimigrasikan ke mySQL dan program di-develop ulang? Bila tidak, tetap menggunakan satu server Windows akan mempermudah migrasi.
  4. Bila menggunakan Active Directory, pelajari dulu cara kerja Active Directory di Samba. Lalu coba migrasikan kesana.
  5. Bila menggunakan email server, pelajari dulu cara kerja Zimbra Mail Server dan mulai migrasikan email ke Zimbra. Meng-hosting email server dari gmail akan lebih mudah. Anda hanya perlu menyesuaikan domain dan email forward. Anda tidak perlu kuatir, email server di Linux jauh lebih efisien daripada Windows.
  6. Router, Firewall, DNS, DHCP dan proxy bukanlah persoalan migrasi ke Linux. Iptables, DHCPD, Bind dan Squid jauh lebih powerfull daripada yang ada di Windows.
  7. Bila kantor menggunakan web server, cek dulu apakah menggunakan ASP? Bila ya, mungkin tidak program di-develop ulang ke PHP & Apache? Bila tidak, gabungkan saja dengan server Windows yang digunakan  untuk MS SQL Server (langkah no.5).

TIPS

Menggunakan sebuah notebook/laptop yang anda isi Linux akan membantu anda selama mencoba semua hal diatas. Pastikan semua lisensi Windows/aplikasi adalah original. Buat apa pakai Linux bila sama-sama membajak.🙂

  1. November 12, 2015 at 2:09 am

    Lama tidak melihat blog ini lagi. Saya datang kembali mengumpulkan data migrasi. Saya harap akang terus menulis.

    • betweenmeandlinux
      November 24, 2015 at 7:17 am

      Lagi repot mas… kerjaan pas banyak, gak sempat membahas hal-hal menarik yang ditemui.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: